Allah berfirman “ Wahai Manusia ! malulah kepada-Ku jika berbuat
maksiat, niscaya pada hari pengungkapan semua dosa, aku segan untuk menyiksa.
Wahai Manusia ! Bertobatlah Kepada-Ku maka akan kumuliakan kamu seperti
kemuliaan yang di miliki para nabi. Wahai anak Adam ! bila kelak bertemu Aku
pada hari kiamat dan kamu punya kebaikan laksana kebaikan penghuni bumi. Tak
akan aku terima sebelum kamu membenarkan janji dan ancaman-Ku. Wahai anak Adam
! Akulah maha pemberi rizki. engkau Aku beri rizki. Kamu tahu bahwa Aku selalu
mencukupimu dan memberimu rizki. Maka janganlah meninggalkan taat kepada-Ku
hanya soal rizkimu. Itu akan mengakibatkan kamu mendapatkan siksa-Ku. Wahai
anak Adam ! Camkan ! Peliharalah lima hal ini maka kelak kalian akan
mendapatkan surga.”
Hikayat : Ibrahim bin Ajham
yang tobat
Ibrahim memiliki hobi memancing.
Setelah ia memilih danau maka ia menggelar tikar untuk makan. Tatkala setelah
meletakkan makanan diatas tikar seekor burung gagak datang dan seketika mengambil
sepotong roti milik Ibrahim. Tentu Ibrahim heran melihat kejadian itu,ketika
Ibrahim tersadar burung tadi telah terbang. Ibrahin seketika itu langsung
memacu kudanya untuk mengejar gagak tadi.
Tiba tiba ia melihat seorang
yang terikat dalam posisi telentang. Ia menghampiri lalu melepas ikatannya.
Ketika ditanya apa sebab lelaki itu terikat dalam posisi terlentang, laki-laki
itupun menjawab: “Aku seorang pedagang. Suatu ketika datanglah perampok yang
menjarah hartaku, menyiksaku dan mengikatku disini hingga seminggu. Burung gagak
tadi yang datang kepadaku dengan sepotong roti. Ia hinggap di dadaku, lalu
megurai dengan paruhnya dan menyuapiku. Allah tak pernah membiarkan aku
kelaparan.”
Ibrahim lalu menunggang kuda,
memacu kembali ke tempatnya semula. Ia bertobat dan kembali ke jalan Allah. Baju
kebesaran ia tinggalkan dan di ganti dengan baju biasa. Budak budak ia
merdekakan. Harta bendanya ditinggalkan. Ia pungut sebatang tongkat untuk
menuju makkah tanpa bekal dan kendaraan. Hanya tawakal kepada Allah.
Hingga tiba di Makkah ia tak
pernah merasa lapar. Ia bersyukur kepada Allah dan memuji-Nya berkali-kali.
Lalu mengutip firman Allah: “ Barang siapa berserah diri kepada Allah maka
Allah akan mencukupinya. Allah akan memenuhi semua kepentingan. Allah telah
menciptakan ukuran tiap segala sesuatu.”
